Seorang teman membawa saya pada satu komunitas, backpacker indonesia. Cuma ikut-ikutan aja sih, mengisi liburan yang tertunda. Batal ke Pangrango, dan memutuskan untuk ikut teman-teman baru ini ke Baduy.
Perjalanan saya pagi itu dimulai dari stasiun Klender Baru, stasiun terdekat dari rumah, naik KRL Commuterline ke stasiun Tanah Abang. Transit dulu ke stasiun Manggarai, untuk kemudian naik Commuterline ke Stasiun Tanah Abang.
Di Tanah Abang,kami janjian di depan ATM BRI. Setibanya disana, sudah ada sekumpulan orang yang hampir seluruhnya belum saya kenal. Maklum, baru sekali ini saya ikut trip bareng komunitas ini. Kenalan dengan beberapa orang yang ternyata sudah saling mengenal dengan trip-trip sebelumnya. wah, gak nyangka bisa dapet banyak teman baru dari berbagai kalangan disini.
Puluhan tiket dibagikan oleh Koordinator tim ke masing-masing peserta. Tertera tiket bertuliskan "Rangkas Jaya" tanpa tempat duduk, Rp 4000,- saja. Segera kami menuruni anak tangga menuju peron 6, kereta sudah terparkir disitu. Sesuai dugaan saya, kereta ini mirip dengan kereta ekonomi jarak jauh lainnya. Mirip dengan kereta Progo (tujuan Jogja). Penumpang bebas memilih duduk dimana saja. Hebatnya, tidak ada pedangan asongan disini. Hanya ada petugas berpakaian putih-hitam, mondar mandir menawarkan makanan/minuman, pedagang resmi diatas kereta.
Rangkas Jaya melaju perlahan tepat pada pukul 7.50 menuju sisi barat Kota Jakarta, tujuan akhir stasiun Rangkas Bitung. Pertama kalinya naik kereta menuju Sisi Barat Jakarta. Melewati stasiun-stasiun seperti Palmerah, Serpong, Rawa Buntu, dsb. - yang tadinya hanya saya lihat di papan petunjuk KRL Commuterline. hehehe
Perjalanan ini cukup menyenangkan, gak nyangka, baru sadar, kalau Tangerang itu dekat dengan Bogor. Sepanjang perjalanan kira-kira masuk Serpong, kita bisa lihat keindahan barisan Gunung Gede-Pangrango. Gunung yang selalu saya rindukan. Kapan-kapan saya ceritakan ya :)
Pukul 9.30 tepat Rangkas Jaya terparkir di salahsatu peron Stasiun Rangkas Bitung. Kelompok berkumpul diterminal sisi belakang stasiun, naik mobil tanggung menuju Ciboleger. Orang kita biasanya sebut dengan mobil Elep, meskipun ditulis Elf Colt. :)
Di Tanah Abang,kami janjian di depan ATM BRI. Setibanya disana, sudah ada sekumpulan orang yang hampir seluruhnya belum saya kenal. Maklum, baru sekali ini saya ikut trip bareng komunitas ini. Kenalan dengan beberapa orang yang ternyata sudah saling mengenal dengan trip-trip sebelumnya. wah, gak nyangka bisa dapet banyak teman baru dari berbagai kalangan disini.
Puluhan tiket dibagikan oleh Koordinator tim ke masing-masing peserta. Tertera tiket bertuliskan "Rangkas Jaya" tanpa tempat duduk, Rp 4000,- saja. Segera kami menuruni anak tangga menuju peron 6, kereta sudah terparkir disitu. Sesuai dugaan saya, kereta ini mirip dengan kereta ekonomi jarak jauh lainnya. Mirip dengan kereta Progo (tujuan Jogja). Penumpang bebas memilih duduk dimana saja. Hebatnya, tidak ada pedangan asongan disini. Hanya ada petugas berpakaian putih-hitam, mondar mandir menawarkan makanan/minuman, pedagang resmi diatas kereta.
Rangkas Jaya melaju perlahan tepat pada pukul 7.50 menuju sisi barat Kota Jakarta, tujuan akhir stasiun Rangkas Bitung. Pertama kalinya naik kereta menuju Sisi Barat Jakarta. Melewati stasiun-stasiun seperti Palmerah, Serpong, Rawa Buntu, dsb. - yang tadinya hanya saya lihat di papan petunjuk KRL Commuterline. hehehe
Perjalanan ini cukup menyenangkan, gak nyangka, baru sadar, kalau Tangerang itu dekat dengan Bogor. Sepanjang perjalanan kira-kira masuk Serpong, kita bisa lihat keindahan barisan Gunung Gede-Pangrango. Gunung yang selalu saya rindukan. Kapan-kapan saya ceritakan ya :)
Pukul 9.30 tepat Rangkas Jaya terparkir di salahsatu peron Stasiun Rangkas Bitung. Kelompok berkumpul diterminal sisi belakang stasiun, naik mobil tanggung menuju Ciboleger. Orang kita biasanya sebut dengan mobil Elep, meskipun ditulis Elf Colt. :)